Pasuruan — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menggelar Dialog Kinerja Triwulan II Tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kraton Kabupaten Pasuruan, Rabu (14/4). Kegiatan ini diikuti oleh 24 Kepala KUA se-Kabupaten Pasuruan dan beberapa staf operator maupun penyuluh agama.
Dialog kinerja ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan, meningkatkan koordinasi, serta memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran. Fokus utama pembahasan adalah IKSK (Indikator Kinerja Sasaran Kegiatan), sebagai tolok ukur keberhasilan program kerja Bimas Islam di tingkat daerah.
Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Bapak H. Agus Suhery, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman tugas dan fungsi masing-masing lini kerja. Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak “salah kamar” dalam menjalankan tugas.
“Dalam bekerja, kita tidak boleh salah kamar. Artinya, ketika menyangkut tugas pokok dan fungsi (tupoksi), jangan sampai mengambil peran yang menjadi kewenangan bidang lain. Profesionalitas harus dijaga agar kinerja organisasi tetap optimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa keselarasan antara pimpinan dan staf menjadi kunci utama dalam mewujudkan program yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala KUA Kraton, Bapak H. M. As’ari, S.Ag., M.Pd.I., selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada KUA Kraton sebagai lokasi pelaksanaan dialog kinerja.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini di KUA Kraton. Forum seperti ini sangat penting dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan pemahaman bersama terhadap indikator kinerja, serta menjadi sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan bagi seluruh jajaran Bimas Islam,” ungkapnya.
Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya memperkuat sinergi antar-KUA dan meningkatkan kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat.
Melalui dialog kinerja ini, diharapkan seluruh jajaran Bimas Islam di Kabupaten Pasuruan mampu mengimplementasikan program kerja secara lebih terarah, akuntabel, dan selaras dengan target kinerja yang telah ditetapkan, sehingga pelayanan kepada umat semakin optimal dan berdampak luas.




Posting Komentar untuk "“Jangan Salah Kamar!” Bimas Islam Kemenag Pasuruan Perkuat Sinkronisasi Kinerja Triwulan II 2026"