Pasuruan — Kamis 22 Januari 2026, Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang berlokasi di Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, dan dilanjutkan dengan bakti sosial di Kecamatan Lumbang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh KH. Achmad Shampton, S.HI., M.Ag, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kankemenag Kabupaten Pasuruan, yang didampingi oleh istri beliau Ny. Hj. Roudlotul Quds Shampton, selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kankemenag Kabupaten Pasuruan, beserta jajaran pengurus harian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Mulyono, S.Sos selaku Kepala Seksi Pelayanan, Irine Kusumadewi, S.Sos., M.Si selaku Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial (Resos), Siti A’isah, S.E selaku Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Furqon Wahyudi, S.PdI selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf, serta Ketua PD IPARI Pasuruan Raya Hj. Thuchfatus Syafa’ah Muniroh, S.Ag., M.H. Hadir pula para penyuluh agama Islam serta Kepala KUA Kecamatan Kraton H. As’ari, S.Ag., M.PdI dan Kepala KUA Kecamatan Pohjentrek.
Dalam sambutannya, KH. Achmad Shampton menegaskan bahwa bakti sosial bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan sarana muhasabah diri dan pembinaan spiritual agar aparatur negara dan masyarakat tidak terjebak pada orientasi keduniawian semata.
“Bakti sosial akan lebih bermakna apabila diberikan langsung kepada yang bersangkutan, karena hal itu akan menumbuhkan rasa syukur yang lebih dalam dan melatih kita agar tidak terlalu mencintai dunia,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Allah SWT kerap menyembunyikan para kekasih-Nya di tengah masyarakat biasa, agar manusia saling menghormati dan menumbuhkan empati.
“Allah sengaja menyembunyikan kekasih-kekasih-Nya di antara orang-orang yang kita pandang sederhana. Bisa jadi mereka yang kita bantu hari ini adalah orang yang doanya lebih dekat ke langit daripada doa kita,” tuturnya.
Lebih lanjut, KH. Achmad Shampton menyampaikan pesan mendalam bahwa orang-orang yang menerima bantuan sejatinya merupakan jalan keselamatan bagi para pemberi.
“Jangan pernah merasa berjasa ketika memberi. Hakikatnya, mereka adalah kurir yang Allah kirim untuk mengantarkan kita menuju surga-Nya. Kalau bukan karena mereka, mungkin kita tidak pernah memiliki kesempatan untuk beramal,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh aparatur Kementerian Agama dan masyarakat luas untuk menjadikan kegiatan sosial sebagai sarana taubat dan pengingat akan hakikat kehidupan.
“Kadang Allah tidak menguji kita dengan kemiskinan, tetapi dengan kecukupan. Banyak orang lupa bahwa dunia ini hanya tempat singgah. Bakti sosial ini adalah cara Allah mengingatkan kita bahwa harta yang kita miliki hanyalah titipan dan kelak akan dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan agar manusia tidak menunda kembali kepada Allah SWT.
“Kalau hari ini kita masih diberi kesempatan untuk memberi, itu bukan karena kita baik, tetapi karena Allah masih memberi kita waktu untuk bertobat. Jangan menunggu miskin untuk ingat Allah, dan jangan menunggu sakit untuk memperpanjang sujud,” ucapnya dengan penuh keteduhan.
KH. Achmad Shampton berharap agar kegiatan bakti sosial ini tidak berhenti pada momentum HAB semata, melainkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Ia juga mendorong agar para penyuluh agama Islam semakin aktif mendampingi para lansia dan masyarakat rentan sebagai bentuk pelayanan keagamaan yang ikhlas demi mengharap ridha Allah SWT.
“Semua stakeholder harus berjalan beriringan. Ini menjadi bagian dari tujuan besar bangsa, demi kemajuan masyarakat Indonesia menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.
Usai pelaksanaan bakti sosial di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial kepada masyarakat Kecamatan Lumbang, yang dipusatkan di Kantor NU Kecamatan Lumbang. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal terbangunnya kerja sama yang berkelanjutan antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam memperkuat kepedulian sosial serta kesejahteraan umat.
Menutup rangkaian sambutannya, KH. Achmad Shampton menyampaikan doa dan harapan agar kegiatan tersebut melahirkan keikhlasan dan perubahan hati dan bisa berkelanjutan.
“Semoga langkah kecil ini kelak menjadi saksi di hadapan Allah. Bukan karena banyaknya yang kita beri, tetapi karena ketulusan kita untuk kembali kepada-Nya.” Ria/red





Posting Komentar untuk "Peringati HUT ke-80 Kemenag, Kankemenag Pasuruan Gelar Bakti Sosial di Dinsos Jatim dan Kecamatan Lumbang"