Kraton, 2 Februari 2026 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kraton terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional, tertib, dan kondusif, meskipun Kepala KUA definitif sedang mengikuti pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Seluruh aktivitas kedinasan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal di bawah kepemimpinan Pelaksana Harian (Plh) Kepala KUA Kraton, Yusuf Widodo, S.Ag., M.Pd.I.
Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan apel pagi yang digelar pada Senin (2/2/2026) di halaman KUA Kraton. Apel pagi berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud kedisiplinan aparatur serta kesiapan dalam menjalankan tugas pelayanan di bidang keagamaan.
Apel pagi dipimpin oleh Penghulu KUA Kraton, Wawan Fauzi, S.HI. Dengan sikap tegas dan berwibawa, ia memimpin jalannya kegiatan yang diikuti seluruh pegawai dengan penuh perhatian dan disiplin, mencerminkan soliditas internal organisasi.
Bertindak sebagai pembina apel, Imam Subagyo—yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU)—menyampaikan amanat yang sarat pesan moral dan spiritual. Ia menegaskan bahwa aparatur KUA memiliki peran strategis sebagai representasi negara sekaligus teladan bagi masyarakat, khususnya dalam pengamalan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan akhlak.
“Pegawai KUA adalah wajah negara di tengah umat. Oleh karena itu, setiap sikap, tindakan, dan tutur kata harus mencerminkan nilai-nilai keislaman serta akhlakul karimah,” tegasnya.
Imam Subagyo juga mengingatkan bahwa apel pagi tersebut bertepatan dengan 2 Februari 2026, yang memasuki malam Nisfu Sya’ban, salah satu malam istimewa dalam kalender Islam. Ia menjelaskan bahwa Bulan Sya’ban merupakan bulan penuh keutamaan yang menjadi momentum persiapan spiritual menuju datangnya bulan suci Ramadan.
Menurutnya, malam Nisfu Sya’ban menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak dzikir dan doa, serta memohon ampunan kepada Allah SWT. Dalam tradisi keislaman, malam tersebut diyakini sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa sekaligus memperbaiki hubungan, baik dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.
Apel pagi dibuka oleh Abi Yusuf Al-Mubarok, S.Pd.I., selaku Penyuluh Agama Islam PPPK, dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Zulfi Fanani, S.Ag., CPNS Penghulu KUA Kraton. Doa penutup tersebut menambah kekhusyukan sekaligus menjadi penguat spiritual bagi seluruh peserta apel dalam melaksanakan tugas dan pengabdian.
Secara keseluruhan, pelaksanaan apel pagi ini mencerminkan soliditas dan profesionalisme KUA Kraton. Meski Kepala KUA definitif tengah mengikuti pelatihan petugas haji, roda organisasi tetap berjalan dengan baik, sekaligus menjadikan Bulan Sya’ban 1447 H sebagai momentum peningkatan spiritualitas dan etos kerja aparatur KUA. Ria/red



Posting Komentar untuk "Apel Pagi KUA Kraton Jadikan Sya’ban 1447 H Momentum Penguatan Spiritualitas Aparatur"