Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk membangun koordinasi yang lebih intensif, khususnya dalam upaya memberikan pembinaan keagamaan kepada warga penerima bantuan sosial PKH yang tersebar di 25 desa se-Kecamatan Kraton.
Penyuluh Agama Islam Kraton menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam memberikan pendampingan dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada keluarga penerima manfaat PKH, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan spiritual, moral, dan sosial masyarakat.
“Pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam membangun keluarga yang tangguh, mandiri, dan berakhlak. Melalui sinergi dengan pendamping PKH, diharapkan program bantuan sosial tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga secara mental dan spiritual,” disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Adapun Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kraton yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari tiga orang, yakni Badriyatul Qomariyah, M.Pd, Saeri, S.Pd, dan Abi Yusuf Al-Mubarok, S.Pd.I. Ketiganya akan berperan aktif dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan yang direncanakan menyasar langsung keluarga penerima manfaat PKH di tingkat desa.
Sementara itu, Lukman Hakim, S.P menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kerja sama yang terjalin dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pendamping PKH dan penyuluh agama merupakan langkah strategis dalam mendukung tujuan program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan keluarga.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun pola kerja yang terintegrasi antara program sosial dan pembinaan keagamaan, sehingga kehadiran negara di tengah masyarakat dapat dirasakan secara utuh dan berkelanjutan oleh warga Kecamatan Kraton.Ria/red

.jpeg)
Posting Komentar untuk "Penyuluh Agama Islam Kraton Jalin Sinergi dengan Pendamping PKH, Perkuat Pembinaan Keagamaan Penerima Bansos"