Penyuluh Agama Islam dan Pendamping PKH Gelar Sosialisasi Keluarga Sakinah dan Pentingnya Nafkah Halal di Bulan Ramadha


Dalam momentum mulia bulan suci Ramadhan, tiga Penyuluh Agama Islam yakni
Saeri, S.Pd, Abi Yusuf Al-Mubarok, S.Pd, dan Badriyatul Qomariyah, M.Pd bekerja sama dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menggelar kegiatan sosialisasi keagamaan bertema “Keluarga Sakinah dan Pentingnya Memberi Nafkah yang Halal” pada Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sekaligus menegaskan kewajiban mencari serta mengonsumsi rezeki yang halal dan thayyib sebagai fondasi keberkahan rumah tangga.

Pentingnya Produk Halal di Bulan Ramadhan

Dalam kesempatan tersebut, Badriyatul Qomariyah, M.Pd mewakili penyuluh agama Islam menyampaikan kultum bertajuk “Pentingnya Produk Halal di Bulan Ramadhan.”
Ia menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memastikan setiap makanan dan rezeki yang dikonsumsi berasal dari sumber yang halal.
Mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Wahai manusia, makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik (thayyib)…”

🌿 1️⃣ Halal Itu Perintah, Bukan Sekadar Label
Menurutnya, halal bukan hanya persoalan tidak mengandung babi atau khamr, tetapi juga mencakup proses produksi, cara memperoleh, hingga kejujuran dalam perniagaan. Ramadhan mengajarkan umat Islam agar lebih selektif dalam memilih makanan sahur dan berbuka, serta menjauhi hal-hal yang bersifat syubhat (meragukan).

🌙 2️⃣ Makanan Halal Mempengaruhi Doa dan Ibadah
Ia juga mengingatkan bahwa makanan haram dapat menjadi penghalang terkabulnya doa. Ramadhan sebagai bulan penuh keberkahan harus diiringi dengan menjaga sumber rezeki keluarga agar tetap bersih dan halal.

🏠 3️⃣ Tanggung Jawab Kepala Keluarga
Bagi para orang tua, memilih dan memberikan makanan halal merupakan bagian dari amanah. Rumah yang dipenuhi rezeki halal diyakini lebih mudah menghadirkan ketenangan dan keberkahan bagi seluruh anggota keluarga.

🤝 4️⃣ Mendukung Produk Halal Umat
Selain mengonsumsi produk halal, masyarakat juga diajak mendukung usaha-usaha halal milik umat untuk memperkuat ekonomi yang bersih dan diberkahi.

Ramadhan sebagai Madrasah Keluarga

Dalam tausiyah lanjutan, Badriyatul Qomariyah mengingatkan firman Allah SWT dalam QS. Ar-Rum ayat 21 tentang tujuan pernikahan, yakni menghadirkan ketenangan (sakinah), cinta (mawaddah), dan kasih sayang (rahmah).

Ia menyampaikan bahwa Ramadhan adalah madrasah terbaik bagi keluarga untuk:

1️⃣ Menumbuhkan Ibadah Bersama

Sahur bersama, shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan berbuka dengan penuh syukur menjadi sarana mempererat hubungan keluarga. Rumah yang dihiasi doa dan tilawah akan terasa lebih tenang.

2️⃣ Melatih Kesabaran dan Pengendalian Emosi

Puasa melatih setiap individu menahan amarah. Ramadhan menjadi momentum memperbaiki komunikasi suami istri dan memperbanyak sikap saling memaafkan.

3️⃣ Menguatkan Cinta dan Kepedulian

Keluarga sakinah bukan keluarga tanpa ujian, melainkan keluarga yang saling menguatkan. Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk saling mendoakan, membantu pekerjaan rumah, serta mengajarkan anak berbagi dan bersedekah.

4️⃣ Menjadikan Rumah Seperti Surga Kecil

Di tengah berbagai ujian kehidupan, rumah harus menjadi tempat kembali yang menenangkan. Suasana penuh dzikir, doa, dan kasih sayang menjadi kunci menghadirkan keberkahan.


Pendamping PKH Tekankan Pengelolaan Keuangan Keluarga

Sementara itu, Bu Aminatus Zuhriah,S.Pd selaku pendamping PKH menjelaskan pentingnya peran seorang istri dalam mengatur keuangan rumah tangga. Ia menekankan bahwa rezeki yang halal harus diiringi dengan pengelolaan yang bijak agar kebutuhan keluarga tercukupi dan tidak menimbulkan konflik.

Transparansi antara suami dan istri dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran disebut sebagai salah satu kunci terciptanya keluarga yang harmonis dan sejahtera.


Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala, khususnya menjelang Ramadhan, sebagai bentuk penguatan spiritual sekaligus ekonomi keluarga.

Di akhir kegiatan, para penyuluh mengajak masyarakat untuk membiasakan saling meminta maaf setiap hari kepada pasangan dan anak-anak, serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan menuju keluarga yang lebih sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah, membersihkan rezeki, serta menjadikan setiap rumah tangga penuh keberkahan hingga akhir hayat.Ria/red


Posting Komentar untuk "Penyuluh Agama Islam dan Pendamping PKH Gelar Sosialisasi Keluarga Sakinah dan Pentingnya Nafkah Halal di Bulan Ramadha"